Masih ingat dengan suara terompet malaikat 2015 ? ini yang terjadi

45 views

Hey semua, masih ingat dengan suara seperti terompet menggelegar di langir bumi tahun 2015 lalu ? suara terompet tersebut terdengar cukup aneh dan banyak yang merasa ketakutan dengan suara tersebut, banyak yang bertanya – tanya suara tersebut berasal dari mana. Banyak para ilmuwan terus menelusuri dari mana asal suara terompet tersebut yang datang dengan tiba – tiba, dan bahkan banyak yang mengira suara terompet tersebut suara dari langit yang konon katanya suara tersebut adalah suara terompet malaikat yang di mana suara terompet tersebut adalah pertanda akhir dari perjalanan bumi kita ini.

Akan tetapi tidak seperti itu buktinya, sampai sekarang ini kita masih bisa hidup dengan nyaman di bumi kita ini. Lalu apa sebenarnya suara terompet tersebut yang terdengar cukup histeris di langit tahun 2015 silam ? tahun 2011 silam tepatnya suara seperti terompet ini pertama kali muncul di kota German dan di susul tahun tahun kedepanya di negara – negara lainya. Dengan adanya alat teknologi yang canggih sekarang in maka dengan mudah video di German tersebar dengan luas dengan cukup cepat dan banyak yang langsung menanggapi video viral tersebut.

suara terompet

Tidak hanya di German saja, negara – negara lainya juga merasakan suara terompet tersebut di tahun kedepanya, alhasil kemarin tahun 2015 silam di Indonesia sendiri juga merasakan fenomena yang serupa. Dari situlah para ilmuwan terus menggali dari mana asal usul suara tersebut, dan alhasil dari sekian banyak pendapat dari ilmuwan seluruh dunia yang bisa di masuk akal adalah suara tersebut berasal dari gelombang infrasonik ultra rendah 0,1 Hz sampai 15 Hz .

Lalu dari mana asal muasal gelombang infrasonik ultra rendah 0,1 Hz sampai 15 Hz tersebut berasal ? kita hidup di dunia ini banyak sekali misteri yang tidak kita ketahui dengan langsung dan di tangkap oleh panca indra kita. Dan banyak sekali kejadian kejadian aneh yang tidak sempat manusia ketahui, dan hal ini seperti suara yang memiliki gelombang lebih rendah dari frekuensi suara yang manusia tangkap. Dan jika manusia mampu menangkap gelombang suara yang lebih rendah mungkin saja manusia akan ketakutan dnegan sendirinya dengan suara – suara aneh yang terdengar di alam jagad raya kita ini.

Lalu suara terompet tahun 2015 silam berasal dari mana ?

Menurut teori yang terus di munculkan dari para ilmuwan seluruh dunia dan yang paling masuk akal adalah ilmuwan yang berasal dari analisa ahli Geologi Asal Azerbaijan Elchin Khailov yang di mana ilmuwan tersebut telah mengemukanan pendapatnya seperti ini :

” Kami telah menganalisis catatan suara tersebut dan menemukan bahwa sebagian besar spektrum asal suara tersebut terletak dalam kisaran infrasonik, yaitu tidak terdengar oleh manusia “

Namun, yang telah di dengar oleh manusia atau yang di tangkap oleh panca indra manusia adalah sebagian kecil dari kekuatan yang sebenarnya dari suara – suara yang muncul tersebut. Dan suara tersebut merupakan sebuah emisi akustik di frekuensi yang rendah yang di mana dalam kisaran 20 Hz sampai 50 Hz yang di modulasi dengan gelombang infrasonik ultra rendah 0,1 Hz sampai 15 Hz.

Di dalam ilmu Geofisika mereka telah di sebut sebagai gelombang akustik – gravitasi yang telah terbentuk di bagian atas atmosfir dan lebih khususnya pada batas atmosfer dan ionesfer. Dan gelombang tersebut bisa muncul karena banyak faktor seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami, dan lain sebagainya.

Namun, suara yang terdengar di tahun 2015 lalu berbeda dengan gelombang ultrasonik yang memiliki gelombang suara 0,1 Hz sampai 15 Hz ini, lalu berasal dari mana suara tersebut ? Menurut Khailov sendiri sumber suara yang terdengar di banyak negara tahun silam lalu berasal dari manifasi kuar dan gelombang akustik-gravitasi besar yang telah memproses energi dalam skala besar.

Proses terjadinya suara tersebut berasal dari jilatan api matahari yang sangat kuat sekali, dan arus energi besar yang telah di hasilkan bergegas untuk menuju ke permukaan bumi dan mendestabilisasi megnetosfer, ionosfer, dan atmosfer atas. Dengan demikian efek dari jilatan api matahari yang kuat tersebut menimbulkan dampak gelombang kejut angin matahari, aliran sel – sel dan semburan radiasi elektromagnetik adalah penyebab dari generasi gelombang akustik-gravitasi tersebut.

” Perlu di ingat, sejak pertengahan tahun 2011 lalu, aktivitas jilatan api matahari terjadi pelonjakan yang sangat tinggi dan hal ini terjadi dengan terus menerus sampai tahun 2015. Dan menurut ilmuwan tersebut suara terompet dari langit tersebut berasal dari gelompang jilatan api matahari tersebut.”

Dan kenapa dari suku maya tahun silam telah meramalkan hancurnya bumi di tahun 2012 kemarin ? suku maya sendiri telah tahu kalau jilatan api matahari ini akan mampu menghancurkan semua isi planet jika gelombang api tersebut terjadi dengan sangat besar. Dan akhirnya jilatan api matahari tersebut belum terlalu besar dan alhasil hanya menghasilkan suara seperti terompet di tahun – tahun silam lalu.

 

(Visited 46 times, 1 visits today)

Tags: #suara terompet tahun 2014

Tinggalkan pesan "Masih ingat dengan suara terompet malaikat 2015 ? ini yang terjadi"

Penulis: 
    author