Sejarah lagu lingsir wengi ” Pemanggil Kuntil Anak “

128 views

Sejarah lagu lingsir wengi – dunia memang sangat luas sekali kalau kita mau membuka mata dan telinga kita, hal ini memang benar adanya. Dunia itu luas, hanya saja sekarang ini paradaban dunia sudah menjadi peradaban dunia modern dan akhirnya peradaban yang seharusnya kita berasal dulu dengan perlahan kita tinggal kan begitu saja tanpa mengenang perjuangan dan keindahan di masa dulu. Di suatu waktu ada plesetan lagu yang cukup miris dan di buat – buat, yaitu lagu lingsir wengi. Sebenarnya lagu ini seperti apa sih dan dari mana lagu ini telah di kenal banyak orang sebagai lagu pemanggil setan?

Lagu lingsir wengi ini jika kita dengarkan hanya sepintas maka akan terdengar mistis, hal ini karena kita hanya mendengar dari potongan lagu tersebut dan menurut alur sejarah lagu lingsir wengi ini adalah lagu karangan dari wali songo, yang di mana zaman dulu wali songo ini masuk ke tanah jawa untuk menyebarkan kebaikan dan menyebarkan agama islam. Lagu lingsir wengi ini pada awal pembuatanya memang di ciptakan untuk membuat suasana hati untuk tetap ingat kepada sang pencipta.

Seiring waktu lag ini terus di modifikasi oleh para seniman, sebagai contoh lagu linsir wengi versi nurhana ( penyany jawa ) juga telah melenceng jauh dan hal ini masih lumrah karena dnia hiburan pasti akan menciptakan hal -0 hal yang baru semasih tidak keluar dari jalur seni.

Dan sampai di satu titik lagu ini telah di gunakan sebagai soundtrack film horor kuntil anak dan mulai dari situlah lagu ini telah di klaim banyak orang sebagai lagu pemanggil arwah setan. Yang di mana konon jika kit amenyanyikan lagu tersbet di malam malam tertentu maka kita akan di hampiri oleh mahluk halus. Akan tetapi jika hal ini di nyanyikan dengan nada yang tidak sesuai dengan lagu lingsir wengi versi asli nya maka akan menghasilkan nada yang seram dan hal ini bisa saja bisa memanggil beneran. Namun, semua itu kembali pada diri kita sendiri, mungkin semua itu hanya pengaruh dari nada – nada yanh mistis dan di pikiran kita terbawa suasana nada tersebut.

Menurut sejarah lagu ini memang di ciptakan oleh wali songo, wali songo tersebut adalah sunan kalijaga yang di mana pada waktu dulu sunan ini telah menciptakan lagu ini memakai pakem gending jawa yaitu Macapat. Pakem Macapat ini terdiri dari 11 macam pakem yang salah satunya yaitu pakem Durma yang dipakai dalam Lingsir Wengi. Biasanya, lagu-lagu yang memakai Pakem Durma harus mencerminkan suasana yang keras, sangar, suram, kesedihan, bahkan bisa mengungkapkan sesuatu yang mengerikan dalam kehidupan. Oleh sebab itu, lagu Lingsir Wengi dilantunkan dengan perasaan yang lembut, tempo pelan, dan sangat menyayat hati.

Lagu lingsir wengi ini di gunakan oleh wali songo untuk melakukan ibadah malam, yang di mana pada intinya wali songo tersebut ingin berdoa untuk menolak bala dari gangguan setan dan berserah kepada allah. Dan untuk lebih jelasnya yang sedikit salah di artikan oleh kebanyakan orang sekarang ini adalah seperti ini:

Lingsir wengi sliramu tumeking sirno

Ojo tangi nggonmu guling Awas jo ngetoro

Aku lagi bang wingo wingo

Jin setan kang tak utusi Dadyo sebarang

Dari bahasa macapat di atas jika di artikan dalam bahasa indonesia kurang lebih seperti di bawah ini:

Menjelang malam, dirimu akan lenyap

Jangan bangun dari tempat tidurmu

Awas jangan menampakan diri

Aku sedang dalam kemarahan besar

Jin dan setan yang ku perintah

Menjadi perantara 

Untuk mencabut nyawamu

Dan jika kita lihat dengan teliti, maka yang menjadi salah kaprah adalah di beberapa kalimat seperti di bawah ini:

Jin dan setan ku perintahkan

Jadilah apa saja

Jangan membawa maut

Nah dari sinilah di film dengan soundtrack kuntil anak terjadi kesalah pahaman , dan terjadilah di pemikiran masyarakat sekarang ini yang memang manusia sekarang ini awam dengan ajaran ajran wali songo dulu dan akhirnya mereka tidak tahu sejarahnya dan akhirnya menilai lagu lingsir wengi ini akan mampu mendatangkan arwah jika di nyanyikan.

Sebenarnya di zaman dulu lagu ini banyak di nyanyikan oleh ibu ibu yang sedang menidurkan anaknya dan lagu ini artinya menyiratkan sebuah kebaikan. hanya saja waktu itu dan sekarang ini mungkin telinganya memiliki versi masing masing. Yang di mana manusia zaman dulu belum mendengar hingar bingar seperti sekarang ini, dan hal ini masih di anggap lumrah untuk manusia zaman dulu. Dan hal ini akan berbalik arah untuk manusia sekarang ini yang di mana sudah bercampur aduk menjadi satu. Dan sekali mendengar lagu yang pelan dan aneh akan di tafsirkan lagu mahkluk halus. Semoga kalian sadar , semua itu pasti ada kebaikan.

 

NB: silahkan di share di facebook dan twiter jika artikel ini bermanfaat

(Visited 140 times, 1 visits today)

Tags: #lagu lingsir wengi

Tinggalkan pesan "Sejarah lagu lingsir wengi ” Pemanggil Kuntil Anak “"

Penulis: 
    author